Serikat Buruh Cianjur Ancam Gelar Unjukrasa Jika BBM Naik

Antrian warga membeli BBM jenis Pertamax Turbo di SPBU Panembong. Foto : Bayu Nurmuslim/Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com- Wacana kenaikan harga BBM bersubsidi jenis pertalite dan solar mendapatkan penolakan dari organisasi serikat buruh di Kabupaten Cianjur.

Dua organisasi buruh di Cianjur FPSMI dan SPN kompak sama-sama menyatakan jika BBM bersubsidi akan dinaikkan maka hal tersebut akan memberatkan masyarakat terutama kaum pekerja atau buruh.

Gejolak yang dirasakan kedua organisasi ini dengan mengecam akan melakukan serangkaian aksi unjukrasa untuk menentang rencana pemerintah pusat itu.

Ketua FSPMI kabupaten Cianjur Asep Malik mengatakan, jika disahkan kenaikan BBM akan sangat memberatkan masyarakat.

“Kami menolak karena aka sangat memberatkan,” katanya.

Rencananya FSPMI Cianjur akan melakukan aksi unjuk rasa ke gedung DPR RI di senayan

“Kita minggu depan, se- jawa barat akan ke melakukan aksi unjukrasa,” ujarnya.

Sama hal dengan Ketua SPN Cianjur Hendra Malik yang menilai jika kebijakan kenaikan BBM bersubsidi akan disahkan maka akan sangat berbahaya untuk masyarakat.

“Rencananya kami juga akan melakukan aksi unjukrasa

Namun, mengenai waktu pasti, pihaknya masih menunggu hasil audensi dengan DPRD Jawa Barat.

“Kita masih menunggu hasil audiensi kemaren sama DPRD Provinsi,” pungkasnya. (byu)