Jembatan Penghubung Desa di Kecamatan Cidaun Tertutup Banjir

MELUAP: Jembatan penghubung dua desa yakni Desa Kertajadi dan Citoe dikabarkan diterjang air yang meluap dan tidak dapat dilintasi kendaraan dari dua arah. (Foto Tangkapan Layar)

RADARCIANJUR.com – Hujan deras menerjang wilayah Cianjur Selatan sejak Senin (19/9) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Hujan dengan intensitas tinggi tersebut berlangsung kurang lebih selama satu jam. Pasca hujan tersebut, jembatan penghubung Desa Kertajadi dan Citoe Kecamatan Cidaun terendam air yang meluap.

Bahkan, jalanan di jembatan tersebut tertutup genangan air. Beberapa pengendara khususnya roda dua lebih memilih memutar balik dibanding memaksakan untuk menerjang.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Rudi Wibowo mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan luapan air tersebut apakah luapan air atau banjir rob. “Saat ini (tadi malam) masih kita tunggu informasi dari lapangan mengenai kejadian yang sebenarnya, apakah luapan air atau banjir rob,” ujarnya.

Dari informasi terhimpun, air yang meluap tersebut hingga setinggi mata kaki orang dewasa. Tim dari BPBD Kabupaten Cianjur tengah menurunkan tim untuk mengecek lokasi.

Kapolsek Cidaun, AKP Munawir tengah menunggu informasi dari anggota yang berada di lokasi kejadian. “Saya masih menunggu informasi dari anggota di lapangan mengenai kondisi terkini, tadi memang sempat hujan deras sekitar pukul 17.00 WIB. Sekarang perlahan mulai surut,” tutupnya semalam. (kim)