Muncul Wacana Gas Melon bakal Diganti Kompor Listrik

kompor listrik

RADARCIANJUR.com – Setelah ramai-ramai wacana pemerintah akan menghapus daya listrik 450 volt ampere (VA) untuk rumah tangga, kini malah muncul ke permukaan program konversi kompor gas berbahan LPG 3 kilogram (kg) menjadi kompor listrik.

Hal tersebut tentu akan berdampak kepada masyarakat jika dilihat dari berbagai sisi keuntungan dan kerugiannya.

Diketahui PT PLN (Persero) memastikan bahwa penggunaan kompor listrik untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tidak akan membuat tagihan listrik menjadi bengkak.

Manager Bagian Keuangan dan Umum, PLN UP3 Cianjur Nurul Setyorini mengatakan, hingga kemarin pihaknya belum menerima mengenai teknis peralihan pengguna LPG 3kg ke kompor listrik. “Kalau dari PLN mendukung program transisi energi tetapi untuk pelaksanaan detailnya seperti apa belum ada,” katanya, Selasa, (20/09).

Mengenai kabar itu, Nurul membocorkan akan terlebih dahulu diujicoba di wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Bali. “Pilot projectnya PLN di Kota Solo dan Bali. Kalau di Cianjur belum ada kabar lebih lanjut,” ujarnya.

Wakil Ketua 1 bidang Organisasi dan Keuangan Hiswanamigas Cianjur Andree Lioe mengatakan, perihal program konversi kompor gas berbahan LPG 3kg menjadi kompor listrik masih merupakan wacana dari pemerintah. “Perihal program konversi sejauh ini masih merupakan wacana,” kata Andree.

Andree menambahkan, hingga saat ini pun belum ada sosialisasi mengenai peralihan LPG 3kg menjadi kompor listrik. “Sampai dengan saat ini (kemarin, red) belum ada sosialisasi sama sekali,” pungkasnya. (byu)