Sambangi Cianjur, Sandiaga Uno : Gunung Padang Bisa Seperti Candi Borobudur

SUNTIKAN MOTIVASI: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno berbincang dengan para pelaku ekonomi kreatif di Hotel Gino Feruci dan memberikan ilmu untuk kemajuan serta keberlangsungan wisata di Kabupaten Cianjur. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mendatangi Kabupaten Cianjur. Kedatangan tersebut bukan sekedar untuk kegiatan seremoni belaka. Dirinya meninjau langsung Situs Megalitikum Gunung Padang yang menjadi salah satu pusat peradaban dunia.

Bahkan, dirinya merasa yakin dengan keberadaan Gunung Padang bisa seperti Candi Borobudur. Hanya saja, masih ada beberapa pembenahan yang harus dilakukan. Selain itu, dengan semua pembenahan yang sudah dilakukan, nantinya bisa membangkitkan perekonomian daerah.

BACA JUGA : Kondisi Gunung Padang Cianjur Memprihatinkan

“Kegiatan-kegiatan ini bukan kegiatan yang tidak bersinggungan dengan masyarakat, jadi langsung. Dari mulai pelatihan, pembiayaan hingga pemasaran. Karena 2023 akan difokuskan kegiatan bersinggungan dengan masyarakat langsung seperti pesan Pak Presiden,” ujarnya.

Lanjutnya, tujuan fokusnya terhadap ekonomi kreatif agar ekonomi kreatif tersebut bisa berkembang dan bertahan di tengah goncangan inflasi dan resesi. Sehingga dalam menciptakan langkah satu juta lapangan kerja bisa terwujud.

“Jadi kita bisa membayangkan dalam beberapa tahun kedepan, Gunung Padang bisa menjadi salah satu destinasi wisata seperti Borobudur,” tuturnya.

Dirinya pun berharap ini bisa menjadi peluang untuk masyarakat agar bisa memanfaatkan potensi yang ada. Bahkan, untuk mendorong hal tersebut, dirinya memberikan konsep 3G yakni Gercep atau gerak cepat, Geber atau gerak bersama dan Gaspol atau garap segera potensi online. Sehingga hal tersebut bisa membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Bahkan, nantinya Gunung Padang akan dibuat lebih menarik dan lebih maju untuk keberlanjutan wisata di Cianjur. Kedepannya, pihaknya akan meminta masukan dari ahli-ahli dengan konsep yang diajukan seperti virtual gambar Gunung Padang.

“Mungkin nanti dibentuk dalam format lain virtual reality, tapi akan kita lihat dampak yang paling baik untuk keberlanjutan ekonomi masyarakat setempat,” tutupnya. (kim)