Anak Diduga Terserang Penyakit Difteri Ternyata Belum Imunisasi

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Cianjur, dr Irvan Nur Fauzy.

RADARCIANJUR.com- Dahlia (bukan nama sebenarnya) warga Ciranjang, anak berusia 6 tahun yang meninggal diduga terserang penyakit difteri ternyata belum pernah diimunisasi.

Sebelumnya, Dahlia memiliki gejala panas dan mengeluhkan nyeri dibagian ditenggorokan sehingga tidak lancar untuk menelan makanan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur dr Irvan Nur Fauzi mengatakan, Dahlia tidak pernah diimunisasi.

BACA JUGA : Seorang Anak di Cianjur Meninggal Diduga Derita Penyakit Difteri

Hal itu berdasarkan data dari Puskesmas setempat.

“Almarhumah di Puskesmas setempat tercatat tidak pernah dilakukan imunisasi,” katanya.

Ditanya apakah akan menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Cianjur, dr Irvan belum dapat memastikan.

Mengingat harus ada pemeriksaan terlebih dahulu terhadap orang-orang dan lingkungan dari Dahlia.

“Kita melihat kultur dahulu dan akan memeriksa beberapa orang terkait almarhumah,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Cianjur dr. Frida Laila Yahya mengatakan, hingga kini ada tercatat kasus difteri ada 8.

Jumlah delapan kasus itu tercatat sejak bulan Januari hingga September 2022 yang masih berjalan.

“Sementara baru ada segitu yang tercatat,” Kata Laila.

Sementara itu, Bupati Cianjur H. Herman Suherman mengatakan, dengan ditemukan adanya kasus yang mirip gejala difteri Pemkab Cianjur akan gencar mensosialisasikan pentingnya imunisasi.

“Akan kami gencarkan sosialisasi imunisasi anak karena itu menjadi cara untuk mencegah penyakit difteri,” tandasnya. (byu)