Leles dan Sindangbarang Dikepung Bencana

Sejumlah rumah yang terdampak bencana.

RADARCIANJUR.com- Kecamatan Leles dan Sindangbarang diterjang banjir, longsor dan angin kencang pada, Jum’at, (23/09/2022) malam.

Di Kecamatan Leles sebanyak 474 keluarga dari lima desa yakni Pusakasari, Sindangsari, Karyamukti, Sukamulya dan Nagasari terdampak.

BACA JUGA : PLN Terus Perbaiki Tiang Listrik Roboh Akibat Longsor dan Cuaca Ekstrem di Cianjur

Sedangkan di kecamatan Sindangbarang beberapa desa yang terdampak yakni desa Girimukti, Muaracikadu, Saganten dan Sirnagalih.

Namu terparah ada di kampung bojongkoneng di RW 03 Desa Girimukti dikabarkan sekitar dua ratus rumah terdampak.

Banjir rata-rata memiliki kedalaman berkisar mata kaki hingga dada orang dewasa, saat ini banjir telah surut.

Kalak BPBD Cianjur Rizal Fatah mengatakan, kerusakan tergolong berat akibat bencana itu terjadi di Desa Sindangsari, Kecamatan Leles.

“Satu rumah rusak berat sehingga satu keluarga mengungsi ke kerabat, empat rumah rusak terdampak longsor dan tiga jembatan berpotensi terancam ambruk,” katanya, Sabtu, (24/09/2022).

Saat ini, BPBD Cianjur bekerjasama dengan Dinsos telah memberikan kebutuhan logistik untuk masyarakat.

“Kita sudah menerjunkan tim yang langsung di pimpin oleh saya untuk meringankan sedikit beban masyarakat terdampak, kami pun telah berkoordinasi dengan intansi terkait,” ujarnya.

Sementara itu, warga Desa Girimukti, Siti (40) mengatakan, ia dan warga lainnya membersihkan air banjir menggunakan alat seadanya.

“Saat ini warga membersihkan rumah dengan alat seadanya dan mengunakan air selokan atau parit,” kata Siti.

Camat Sindangbarang, Indra Sunggara mengatakan, saat ini untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak di Kacamatan Sindangbarang akan dibuatkan dapur umum.

“Dinas terkait alhamdulillah sudah respon sekarang sedang di perjalanan ke lokasi, dari BPBD dan dari dinas sosial akan membuat dapur umum bagi korban banjir yang sementara di evakuasi di kantor desa,” tandasnya. (byu)