Seorang Anak di Cianjur Meninggal Diduga Derita Penyakit Difteri

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com- Seorang anak perempuan asal Kecamatan Ciranjang sebut saja Dahlia (bukan nama sebenarnya) meninggal dunia diduga menderita penyakit difteri

Dahlia yang berusia 6 tahun, sebelumnya memiliki gejala panas dan mengeluhkan nyeri ditenggorokan.

Diketahui penyakit difetri sangat langka, kurang dari 15 ribu kasus per tahunnya terjadi di Indonesia.

BACA JUGA : Warga di Cibeber Keluhkan Biaya PTSL

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur dr Irvan Nur Fauzi mengatakan, kasus penyakit tersebut berawal dari keluhan panas pada sekujur tubuhnya serta merasakan sakit pada tenggorokannya.

“Anak itu mengeluhkan panas dan nyeri menelan sudah tidak sekolah dan mendapatkan penanganan petugas puskesmas,” katanya, Jum’at, (23/09/2022).

Berhari-hari kemudian gejalanya tidak berkurang sehingga keluarga membawanya ke dokter tetapi tidak dilanjutkan perawatannya.

Kemudian esok harinya di rujuk ke salah satu Rumah Sakit di Kota Sukabumi, setelah beberapa hari menjalankan perawatan sang anak tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

“Hari rabunya meninggal. Sementara ini diduga difteri,” ujarnya.

Akan tetapi menurut dr Irvan, butuh hasil pemeriksaan lebih mendalam untuk memastikan kebenaran anak tersebut menderita difteri akan tercek kurang lebih 7 hari kemudian.

“Sudah diperiksa sementara kultur apus tenggorokannya kita mendapatkan rujuk ke salah satu rumah sakit di Bandung,” tandasnya.(byu)