Timnas Indonesia Menang Lagi Lawan Curacao, Skor 2-1

KUMPUL SELEBRASI : Para pemain timnas Indonesia meluapkan kegembiraan sesaat setelah berhasil menjebol gawang Curacao.

RADARCIANJUR.com, BOGOR – Pertandingan FIFA Matchday antara Tim Nasional (Timnas) Indonesia vs Curacao di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (27/9) berbuah manis. Timnas Garuda menunjukan performa yang bagus di pertandingan kedua tadi malam.

Timnas Indonesia unggul 1-0 di babak pertama. Namun, dibalas Curacao di awal babak kedua. Alhasil, skor imbang 1-1 pada menit ke-47. Namun, Dendy Sulistyawan bisa mengubah skor menjadi 2-1 menjelang akhir laga.

Timnas Indonesia unggul cepat 1-0 atas Curacao tak lama setelah laga dimulai tepatnya di menit ketiga.

Keunggulan Timnas Indonesia diciptakan oleh Dimas Drajad. Pada awal-awal babak pertama, tuan rumah berinisiatif menyerang dari sisi sayap.

BACA JUGA : Menang Lawan Curacao, Lini Belakang Timnas Indonesia Perlu Evaluasi

Koordinasi Witan Sulaeman dan Saddil Ramdani merepotkan pertahanan Curacao. Tempo cepat dimainkan Indonesia.

Sampai-sampai Witan Sulaeman bebas tanpa pengawalan di lini tengah. Dia bebas melepaskan tendangan kencang dari luar kotak penalti. Tendangan itu ditepis kiper Curacao dan bola memantul menuju Dimas Drajad yang berdiri bebas. Dia langsung menyambarnya yang membuat Timnas Indonesia unggul 1-0 di menit ke-3.

Kebobolan di awal laga membuat Curacao menaikkan tempo serangan. Beberapa kali mereka mampu menembus sisi sayap pertahanan Indonesia, namun masih bisa diredam Elkan Baggott dkk. Di sisi lain, Indonesia terus melakukan tekanan man-to-man marking bahkan sejak garis tengah.

Pemain Curacao kerap kali panik hingga memilih untuk melakukan pelanggaran kepada pemain Timnas Indoensia.

Tekanan para pemain Timnas Indonesia selalu memaksa Curacao melakukan backpass meski sudah hampir memasuki kotak penalti. Alih-alih menyerang, mereka justru mendapatkan serangan balik cepat.

Memasuki 10 menit terakhir, Curacao mulai menciptakan peluang demi peluang. Salah satunya dari tendangan jarak jauh Juninho yang masih bisa ditepis Syahrul Trisna. Para pemain Curacao tampak frustasi karena kesulitan menembus pertahanan Indonesia.

Di menit-menit akhir mereka lebih banyak melakukan pelanggaran ke pemain Timnas Indoensia. Memasuki babak kedua, Curacao mencoba melakukan serangan. Hasilnya, mereka bisa menyakakan kedudukan 1-1 melalui Jeremy Antonisse di menit ke-47. Indonesia berusaha membalasnya agar kembali unggul.

Sejumlah serangan dilakukan. Tapi, lini belakang Curacao sangat sulit ditembus. Alhasil, skor tetap imbang 1-1. Pada menit ke-54, Shin melakukan rotasai dengan menarik Riky Kambuaya dan memasukan Marselino Ferdinan.

Namun, Timnas Indonesia masih belum bisa menambah gol. Tim Merah Putih tidak berhenti menyerang. Serangan cepat sempat dilakukan Egy Maulna Vikri. Tapi, penjagaan berlapis yang dilakukan Curacao membat peluang itu urung berbuah gol. Pada menit ke-80, Indonesia mendapat keuntungan karena Curacao kehilangan satu pemain.

Ini setelah Juninho Bacuna mendapat kartu kuning kedua. Menit ke-82,Timnas Indonesia mendapat peluang dari set piece jauh dari luar kota penalti. Tapi, tembakan Witan Sulaeman tidak bisa dimanfaatkan menjadi gol. Pada menit ke-84, pertahanan Indonesia mendapat ancaman dari Curacao. Beruntung bisa dihalau pemain belakang. Alhasil, skor 1-1 masih belum berubah.

Di menit ke-86, suporter Indonesia bersorak soray. Sebab, Dendy Sulistyawan berhasil menjebol gawang Curacao. Dengan demikian, Indonesia kembali unggul 2-1. (sin)