Bupati: Admin Medsos OPD Harus Pintar

Bupati Cianjur Herman Suherman (istimewa).

RADARCIANJUR.COM CIANJUR -Melek digital media sosial (medsos) terutama bagi admin media kehumasan di organisasi perangkat dacrah (OPD) sangat penting. Sebab informasi kegiatan setiap program harus cepat sampai pada masyarakat.

Hal itu juga menjadi harapan Bupati Cianjur H Herman Suherman yang mewajibkan setiap admin medsos dinas dan intansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur (Pemkab) termasuk yang tersebar di 32 kecamaten harus pintar.

“Jadi setiap perangkat daerah di wilayah Kabupaten Cianjur wajib memiliki akun media sosial (instagram dan facebook) sebagai media untuk menyampaikan keberhasilan kegiatan pembangunan yang ada di lingkungan Pemkab Cianjur,” kata Bupati Cianjur melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Cianjur, Cecep Dicky Haryadi beberapa waktu latu.

BACA JUGA : Bupati Cianjur Klaim HSN di Alun- Alun Terlama Se-Indonesia

Cecep mengatakan, dalam menyikapi perkembangan dunia media sosial yang semakin dinamis, maka sebagai bagian dari aparatur sipil negara yang notabene menjadi corong pemerintah harus mengetahui, memahami dan sekaligus piawai dalam mengelola media sosial secara kredibel dan bertanggung jawab.

Hal tersebut dilakukan agar para admin terampil mengatasi aduan warga dua arah dengan masyarakat. “Tidak terkecuali termasuk para admin di lingkungan Pemkab Cianjur harus terampil dalam membuat narasi maupun berkomunikasi melalui medsos tersebut,” terangnya.

Menurutnya, bahwa media sosial harus dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh para admin di masing-masing instansinya. Salah satu pemanfaatannya bisa dilakukan dengan mempromos kan program-program Pemkab Cianjur. Sehingga bisa mewujudkan visi misi Canjur Manjur (Mandiri, Maju, Religius) dan Berakhlak Mulia.

“Medsos itu harus bisa menjadi salah satu indikator penilaian kinerja bagi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Canjur. Sehingga dapat selaras dengan Permenpan RB Nomor 83 tahun 2012 tentang pedoman pemanfaatan media sosial instansi pernerintah yang menjadi panduan dalam membantu tugas pemerintah yang lebih baik,” paparnya.(rc)