Idap Penyakit Menahun, Pria Paruh Baya Nekat Gantung Diri

RADARCIANJUR.com – Tak kuat menahan sakit selama bertahun-tahun, pria paruh baya Y (55) warga kampung Cibantalan, RT04 RW05, Desa Munjul, Kecamatan Cilaku ditemukan mati mengenaskan gantung diri di rumahnya, Senin (24/10/2022), sekitar pukul 06.00 WIB.

Sebelum kejadian gantung diri atau Gandir, diketahui korban menderita sakit akut di bagian perut dan sudah melakukan 2 kali operasi.

Kepala Desa Munjul Yoyo Kuswoyo mengatakan, kronologis penemuan korban gantung diri Y berawal dari saksi D yang diberitahu anaknya Y bahwa kepala sang ayah terlihat menggantung di seutas tali.

“Dikasih tau oleh anaknya bahwa ada yang gantung diri,” katanya.

BACA JUGA: Hilang Dua Pekan, Warga Cibeber Ditemukan Tewas Gantung Diri di Hutan

Kemudian saksi bersama yang lainnya mendobrak pintu dan melihat keadaan di dalam Y telah tergantung tali hitam dekat jendela kaca.

“Korban sudah tergantung dalam keadaaan meninggal dunia dan melaporkan kejadian tersebut kepada kasi trantib,”ungkapnya.

Saat ini, Yoyo menambahkan keluarga menolak untuk melakukan autopsi menerima ini sebagai musibah.

“Kalau keluarga sudah menerima dan menganggap sudah menjadi takdir, korban ini sebelumnya kalau sakitnya kambuh akan menjerit- jerit,” paparnya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Cilaku AKP Edi Dadang membenarkan peristiwa pria gantung diri di kampung Cibantalan, RT04/RW05, Desa Munjul, Kecamatan Cilaku.

“Ya betul adanya, korban saat ini sudah ditanggani dan telah berada di rumah duka,” tandasnya. (byu)