PNM Beri Penyuluhan Soal Ilmu Penjualan bagi Pelaku UMKM Cianjur

PENYULUHAN: Sejumlah pelaku UMKM di Cianjur mendapatkan ilmu tambahan untuk pemasaran secara daring dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Foto: Istimewa

RADARCIANJUR.COM, CIANJUR – Sejumlah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Cianjur mendapatkan ilmu tambahan untuk pemasaran secara daring atau online dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yang menjadi nasabahnya.

Pengembangan kapasitas usaha nasabah PNM Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) berupa pemasaran online melalui media sosial yang diikuti para nasabah di Gedung Juang 45, Cianjur.

Pemimpin PNM Cabang Sukabumi, M Resya Apriansyah mengatakan, PNM hadir bukan hanya memberikan modal finansial saja. Namun turut memberikan modal intelektual dan mod sosial.

“Modal intelektual, seperti hari ini kita punya kewajiban mengupgrade skill dari nasabah agar bisa menjalankan usahanya lebih baik dengan memberikan wawasan pengetahuan bagaimana caranya memasarkan produk-produk melalui media sosial yang luar biasa perkembangannya,” ujarnya.

BACA JUGA: PNM Peduli Pendidikan

Tak sedikit nasabah dari PNM yang berdampak positif terhadap omsetnya yang melesat setelah melakukan penjualan melalui online.

“Makanya hari ini kita coba angkat tema itu, supaya nasabah kami mengetahui dulu, terus mereka ada ketertarikan. Harapannya bisa menjalankan usahanya kedepan melalui online,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Unit ULaMM Warungkondang, Deden Muldyana menambahkan, PNM ULaMM dan Mekaar tidak hanya fokus pada pemberian modal usaha untuk para pelaku UMKM saja, akan tetapi ikut andil dalam membantu para nasabahnya dalam pengembangan kapasitas usaha nya.

“Contohnya dalam program Pengembangan Kapasitas Usaha atau yang di singkat PKU ini, yang kebetulan saat ini kita fokus untuk mengembangkan kemampuan nasabah dan membantu nasabah dalam menjalankan usahanya secara online, program PKU sendiri banyak program nya, antara lain membuatkan NIB dan sertifikat halal, khusus untuk yang produksi sendiri dan itu tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis,” paparnya.

LIHAT JUGA: Puluhan Nasabah PNM Terima Pendampingan

Lanjutnya, acara yang digelar mendapatkan respon dan antusiasme para nasabah yang positif, lantaran program PKU bertatap muka ini sempat ditiadakan pasca pandemi Covid-19 dan diganti dengan program PKU online dimana peserta atau nasabah yang mengikuti acara PKU online hanya sebagian nasabah yang mungkin memiliki gadget android saja,sedangkan masih banyak nasabah yang belum menggunakan gadget android tidak bisa mengikuti program PKU online.

“Maka dari itu, dengan diadakannya kembali program PKU bertatap muka ini, dapat diikuti oleh seluruh nasabah dan dengan diadakannya program PKU tatap muka ini, kami selaku pegawai PNM berharap seluruh nasabah PNM dapat berinovasi dalam menjalankan usaha nya, tidak lain tidak bukan tujuannya untuk dapat mengembangkan usaha nasabah di era digitalisasi ini,” ungkapnya

“Baik pedagang keliling ataupun rumahan mereka tetap bisa memasarkan usaha nya melalu media online seperti whatsapp business, facebook, instagram. dan itu tidak hanya produk dagangan yang di pasarkan saja, tapi jasa pun bisa di pasarkan melalui media online atau media sosial,” sambungnya. (kim)