Soroti Soal Obat Sirup yang Aman, Pengamat: BPOM Harus Transparan Hasil Ujinya

Ilustrasi obat sirup

RADARCIANJUR.com – Belum lama ini Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengumumkan bahwa beberapa obat cair atau sirup untuk anak dinyatakan aman.

Namun ternyata, hal tersebut mendapatkan sorotan dari Pengamat Kebijakan Publik, lantaran BPOM tidak memaparkan hasil uji klinis dan hanya mengumumkan jenis atau produknya.

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Indonesia, Agus Pambagio menuturkan, seharusnya BPOM menjelaskan hasil uji klinis kepada masyarakat dan mengungkapkan sebabnya, sehingga tidak hanya sekedar mengeluarkan larangan saja.

BACA JUGA: Sidak Obat Sirup di Cianjur, Bupati : Sebagai Upaya Pencegahan

“Sekarang diperbolehkan (beredar, red), apa uji klinis nya? Jika karena gugusan Cemaran Etilen Glikol (EG), dicari ada dimana lagi bahan tersebut digunakan selain pada obat sirup anak,” ujarnya.

Bahkan, lanjutnya, Etilen Glikol ditemukan pada salah satu botol air mineral sekali pakai yang beredar di masyarakat. Sehingga dirinya mendesak kepada BPOM harus bisa memberikan pemaparan secara jelas dan bukan hanya sekedar pengumuman biasa saja.

“Etilen Glikol itu ada di salah satu botol produk air mineral sekali pakai. Itu berbahaya tidak? Itu boleh tidak? Harus jelas Etilen Glikol itu ada dimana saja? Harus dijelaskan hasil uji klinisnya,” tegasnya. (kim)