DPRD Cianjur Respon ART Asal Cibeber yang Alami Tindak Kekerasan

TINJAU: Sejumlah unsur dari pemerintahan dan lembaga perlindungan orang saat meninjau rumah dari gadis yang diduga jadi korban kekerasan pasca bekerja di Jakarta. Foto: Istimewa

RADARCIANJUR.com – Komisi D DPRD Cianjur tak akan tinggal diam soal kasus dugaan tindak kekerasan yang dialami gadis 18 tahun asal Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur Dahlia (bukan nama sebenarnya) yang disiksa majikan hingga mengalami kecacatan.

Bahkan pihaknya merasa prihatin atas perlakuan sadis majikan Dahlia kala bekerja di sana, hingga warga Cianjur itu mengalami tindak kekerasan yang tak manusiawi.

Anggota Komisi D DPRD Cianjur Andri Suryadinata mengatakan, sangat prihatin mendengar kabar warga Cianjur yang dilakukan tak manusiawi oleh majikannya.

BACA JUGA: Pilu! Gadis Asal Cianjur Pulang jadi Cacat Pasca Alami Dugaan Kekerasan Saat Bekerja di Jakarta

“Kami prihatin dengan warga yang menjadi Asisten Rumah Tangga atau ART hingga mendapatkan kekerasan dari majikannya itu,” kata dia, Rabu (26/10/2022).

Komisi D DPRD Cianjur pun saat ini telah mendengar perempuan malang tersebut hingga mendapatkan perhatian dan bantuan hukum dari Pemdes setempat.

“Menurut informasi, Kadesnya sudah melaporkan ke kepolisian setempat tempat tinggal majikannya,” ujar Andri.

LIHAT JUGA: Alun-alun Cibeber Segera Ditata Ratusan Juta

Nantinya, Andri menambahkan, Komisi D akan mencoba berkomunikasi dengan Disnakertrans Cianjur selaku instansi terkait mengenai asal muasal Dahlia bisa bekerja di Jakarta.

“Nanti kita akan cari tau akan menanyakan ke Disnakertrans Cianjur, si anak ini asalnya bagaimana bisa bekerja di Jakarta, apakah dari penyalur atau seperti apa,” tandasnya. (byu)