Nikita Mirzani Ngamuk dan Mewek Tanya Dito Mahendra Siapa, Jaksa tak Peduli dan Langsung Ditahan

NIkita Mirzani ditahan usai ngamuk dan mewek di Kejari Serang

RADARCIANJUR.com, SERANG– Nikita Mirzani ngamuk dan mewek tanya Dito Mahendra siapa, jaksa tak peduli dan langsung ditahan.

Video Nikita Mirzani mgamuk dan mewek beredar luas di media sosial.

Momen Mirzani mgamuk dan mewek itu terjadi di Kejaksaan Negeri Serang, Selasa 25 Oktober 2022.

Akan tetapi dalam video itu tidak terlihat momen detik-detik Nikita Mirzani ngamuk dan mewek.

Saat itu, Nikita tengah berada di ruang tahap dua Kejari Serang.

Selebritis yang selalu diiringi kontroversi itu didampingi kuasa hukumnya, Fahmi Bachmid.

Di momen tersebut, Nikita berkali-kali menyebut Dito Mahendra.

“Nggak mau!” teriak Nikita Mirzani dari dalam ruangan.

“Siapa Dito Mahendra? Siapa dia, siapa dia, Bang? Siapa? Siapa dia? Siapa Dito Mahendra?” sambungnya.

Nikita juga terdengar histeris dan terus melakukan penolakan.

“Enggak mau (ditahan). Siapa Dito Mahendra? Siapa?” katanya.

“Berapa kalian dibayar? Kasih tau! Nggak mau, enggak mau (ditahan).”

“Saya sudah sabar. Berapa kalian dibayar!” teriak Nikita histeris.

Nikita juga menyebut jaksa tidak memiliki hati nurani karena memperlakukan dirinya seperti penjahat.

“Kalian jahat semua di sini, kalian nggak punya hati nurani! Kalian pikir saya sebagai penjahat,” teriaknya lagi.

Nikita Mirzani Ditahan
Selanjutnya, Nikita Mirzani ditahan langsung digiring jaksa menuju mobil tahanan.

Terlihat Nikita mengenakan masker dan kacamata hitam dengan kemeja warna putih berjalan keluar dari lobi Kejari Serang.

Usai diserahkan penyidik Polres Serang Kota, jaksa menutuskan langsung menahan Nikita sampai 20 hari ke depan.

“Terhadap tersangka Nikita Mirzani telah dilakukan penahanan tahap dua untuk 20 hari kedepan 25 Oktober sampai dengan 13 November 2022 di Rutan Serang,” kata Kajari Serang Freddy D Simandjuntak.

Freddy menjelaskan, alasan jaksa melakukan penahanan terhadap Nikita karena ancaman hukumannya di atas lima tahun.

Selain itu, juga agar tersangka tidak mengulangai perbuatannya, tersangka tidak melarikan diri, dan tidak menghilangkan barang bukti.

Untuk diketahui, kasus ini bermula dari laporan Dito Mahendra atas dugaan pencemaran nama baik dan UU ITE.

Dalam kasus tersebut Nikita dijerat Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (3) atau Pasal 36 Jo Pasal 51 ayat (2) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Penistaan (fitnah) dengan tulisan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 311 KUHPidana.

Itulah Nikita Mirzani ngamuk dan mewek tanya Dito Mahendra siapa, jaksa tak peduli dan langsung ditahan.

(AdeGP/pojoksatu)