Bantu Pemenuhan Rumah Sakit di Cianjur, Emil-Herman Simbolis Bangun Edelweiss Bentang Salapan

SIMBOLIS: Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Bupati Cianjur Herman Suherman serta unsur Forkopimda saat meletakkan batu pertama. Foto: Bayu Nurmuslim/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Edelweiss Bentang Salapan di Pondok Pesantren Al Ittihad Cianjur, Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, Kamis (27/10/2022).

Dengan berdirinya rumah sakit tipe C yang memiliki luas bangunan 9.987 m2 dan tanah 8.564 m2, diharapkan target total empat lantai dan dapat bisa menampung 135 tempat tidur yang merupakan hasil kolaborasi Nahdatul Ulama (NU), Perbankan, Pesantren dan ahli-ahli kesehatan ini dapat menjadi percontohan untuk Kabupaten/Kota lainnya di Jawa Barat.

“Menjadi percontohan kombinasi NU, perbankan dan pesantren yang memiliki lahan wakaf cocok menjadi pusat kesehatan masyarakat. Insyaallah di daerah lain akan mengikuti,” katanya.

BACA JUGA: Bupati Cianjur Sebut Desa Mekarlaksana Bakal Jadi Pusat Perkantoran

Menurut Gubernur yang baru-baru ini diisukan akan mencalonkan menjadi Presiden itu, keberadaan RS Bentang Salapan di Cianjur akan membantu masyarakat dalam hal pelayanan kesehatan.

Bahkan Ridwan Kamil menyatakan, Jawa Barat masih kekurangan Rumah Sakit.

“Jawa Barat dengan penduduk 50 juta jiwa membutuhkan 30 Rumah Sakit baru,” ujarnya.

Syauqi Robbani selaku CEO RS Edelweiss Healthcare Group mengatakan, pihaknya menjamin akan memberikan pelayanan lebih, khususnya dalam hal teknologi Rumah Sakit yang direncanakan beroperasi di tahun 2024 itu.

“Dengan konsep Smart and Green Hospital kami akan memberikan fasilitas terbaik untuk warga Cianjur, sehingga mereka tidak perlu berobat jauh-jauh ke Bandung atau Sukabumi. Target kami dapat membantu lebih dari 1juta pasien BPJS, seribu pasien cuci darah, 10ribu pasien katarak dari masyarakat tidak mampu.” ujar Poundra.

LIHAT JUGA: Gubernur Jawa Barat Raih Penghargaan atas Kesuksesan Entaskan Desa Tertinggal dan Sangat Tertinggal

Sementara itu, Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, Pemkab Cianjur turut berkontribusi dalam hal perijinan RS Edelweiss Bentang Salapan.

“Beliau-beliau menghadap saya dan untuk perijinan dibantu sehingga cepat,” kata Herman.

Sependapat dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengenai kekurangan Rumah Sakit, Herman menyebut Rumah Sakit di Cianjur belum maksimal dalam hal pelayanan mengingat jumlah warga Cianjur yang amat banyak.

“Cianjur pun sama masih kekurangan Rumah Sakit, minimal ada 3, di wilayah selatan, tengah dan utara,” tandasnya. (byu)