Bupati Sebut Perizinan di Cianjur Sabet Predikat Terbaik ke-4 se-Indonesia

Gubernur Jawa Barat M. Ridwan Kamil yang di dampingi oleh Bupati Cianjur H. Herman Suherman, meletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Edelweiss Bentang Salapan Cianjur

RADARCIANJUR.com – Gubernur Jawa Barat M. Ridwan Kamil yang di dampingi oleh Bupati Cianjur H. Herman Suherman, meletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Edelweiss Bentang Salapan Cianjur di Ponpes Al Ittihad Kecamatan Karangtengah Cianjur. Kamis (27/8/22).

Dalam kesempatan itu H. Herman Suherman mengungkapkan, Kabupaten Cianjur mendapat predikat terbaik ke 4 dari 415 Kabupaten/Kota untuk kemudahan investasi di Indonesia.

BACA JUGA : Bupati Cianjur : Kendaraan Listrik Kurangi Polusi dan Ramah Lingkungan

“Perizinan di Kabupaten Cianjur mendapatkan predikat posisi terbaik ke 4 se-Indonesia, karena kenapa kami bersama Forkopimda berkomitmen untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan dalam investasi, sehingga kami mendukung jika ada investor datang ke Cianjur,” ucapnya.

Menanggapi hal itu Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak khususnya Bupati Cianjur karena sudah memberikan pelayanan terbaik untuk Management Edelweiss Healthcare Group.

“Di Jawa Barat sendiri ada kekurangan fasilitas rumah sakit sekitar 35 rumah sakit lagi agar kurang lebih 50 juta penduduk Jawa Barat bisa terlayani dengan baik, sehingga hal itu berdampak pada usia harapan hidup penduduk di Jawa Barat yang rata-ratanya hanya maksimal 75 tahun, sementara di Eropa sudah mendekati 90 tahun alasannya kenapa, ya itu tadi ketersediannya fasilitas kesehatan,” paparnya.

BACA JUGA : Perkuat Keamanan Cianjur, Kemenkumham Jabar Beri Petuah ke Timpora

Belajar dari hal itu, Kang Emil menyebutkan kedepan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) tidak hanya akan melayani kesehatan balita, akan tetapi juga para orang tua balita akan di cek kesehatannya. Sebab, ujung tombak mengecek kesehatan adalah di Posyandu.

“Kedepan untuk mengecek kesehatan tidak hanya di rumah sakit dan puskesmas saja tapi akan ada pelayanan di awal, yakni posyandu akan dirubah kedepan, fasilitas kesehatan yang akan didapat tidak hanya untuk anak-anak atau bayi tapi orang tua juga akan di cek kesehatannya,” jelasnya.(rcjr)