Longsor Cadas Pangeran Ini Kronologinya

Longsor di Cadas Pangeran. Foto : Detik.com

RADARCIANJUR.COM- Cadas Pangeran berlokasi di Jalan Raya Bandung-Cirebon, tepatnya di Kawasan Cadas Pangeran, Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang. Peristiwa longsor di Cadas Pangeran tersebut terjadi pada Sabtu (29/10/2022) sore.
Di ketahui longsornya cadas pangeran karena kondisi permukaan tanah sudah mencapai titik jenuh atau serapan air sudah mengenai posisi kedap air.

“Ketika tanah sudah jenuh, resapan air sudah sampai pada posisi kedap air, dan ketika sudah sampai posisi itu maka lapisan tanah mudah bergeser” menurut Adang dari kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sumedang,

BACA JUGA : Mengerikan, Begini Cerita Saksi Mata Detik-Detik Tragedi Halloween di Itaewon

Menurut Dandim 0610 Sumedang Letkol Inf Hendrix Fahlevi Rangkuti mengungkapkan peristiwa longsor di Cadas Pangeran yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB itu membawa bebatuan dari tebing setinggi 50 meter.

“Longsor yang terjadi membawa bebatuan dari tebing setinggi kurang lebih 50 meter,” ungkap Hendrix yang di lansir dari Detikjabar.com

Sampai saat ini Akibat peristiwa tersebut ada 10 orang menjadi korban. Korban tersebut yakni 6 orang penumpang mobil Honda Freed yang merupakan warga Antapani City 4 No 11, Kelurahan Antapani Tengah, Kec Antapani, Kota Bandung. Dan 4 orang penumpang mobil Toyota Fortuner yang merupakan Warga Desa Timbang Reja RT 04/03, Kecamatan Lebak Siu, Kabupaten Tegal.

Berikut identitas korban 6 penumpang di mobil Honda Freed:

Sheril (8) selamat
Fatar (5) selamat
Kimmi (1) selamat
Cindi ( 31) luka berat
Neta (20) luka berat
Rizal (33) luka ringan
Seluruh korban longsor di Cadas Pangeran telah dibawa ke RSUD Sumedang.

“Dua orang yang mengalami luka berat akibat mengalami dislokasi pada bagian kaki dan tangan,” ungkap Kepala pelaksana BPBD Sumedang, Atang Sutarno dalam rilisnya.

Data korban 4 penumpang di mobil Toyota Fortuner:

Muhammad Masruri (74) luka sedang
Mapriatun (70) selamat
Danu Nur Julianto (28) selamat
Siti Nurkhaliza (25) luka ringan

Dampak dari longsor di Cadas Pangeran, arus lalu lintas dari arah Bandung menuju Sumedang atau pun sebaliknya di kawasan tersebut, diberlakukan sistem buka-tutup. Tim gabungan terpantau masih berupaya mengevakuasi bongkahan batu besar yang menutupi sebagian badan jalan.

Kapolres Sumedang AKBP Indra Setiawan mengatakan hal tersebut lantaran sebagian badan jalan ada yang masih terhalang oleh bongkahan bebatuan besar. “Saat ini di lokasi masih kita berlakukan buka tutup kendaraan,” ungkap Indra di lokasi. Di lansir dari news.detik.com

BACA JUGA : Kronologi Tragedi Halloween di Itaewon Korsel yang Menyebabkan 146 Orang Meninggal

Kondisi terkini di kawasan cadas pangeran Humas mengatakan, kini bongkahan batu besar yang sebelumnya menutup jalan sudah dipindahkan. “Kalau barusan saya liat di lokasi sih sudah clear batu-batu yang besarnya. Hanya masih dalam penjagaan pihak kepolisian”, jalan di lokasi longsor di Cadas Pangeran sudah dipasang papan peringatan dan rambu-rambu lalu lintas rawan terjadi longsor. “Ada, rambu-rambu dipasang di persimpangan jalan ke atas,”
ujar BPBD Jabar Andrie Setiawan kepada detikJabar.com dikonfirmasi via pesan singkat, Minggu (30/10).

Andrie pun mengimbau kepada pengendara yang kerap melintas di jalan yang rawan terjadi longsor dan bencana lainnya untuk berhati-hati. “Himbauannya agar para pengendara lebih waspada dan lebih hati-hati lagi,” ucapnya. (Mg1)