Wih! Bupati Cianjur Ditandu Hingga Diarak Warga Cikadu ‘Bak’ Seorang Raja

DITANDU: Bupati Cianjur Herman Suherman ditandu warga Desa Sukamanah, Kecamatan Cikadu. Foto: Istimewa

RADARCIANJUR.com – Bupati Cianjur Herman Suherman ditandu saat kegiatan Desa Manjur di Desa Sukamanah, Kecamatan Cikadu, Kamis, (03/11/2022).

Bak raja orang nomor satu di kabupaten Cianjur itu ditandu dan diarak beberapa orang warga setempat dan tampak di sisi kanan dan kirinya masyarakat antusias riuh bergembira menyambutnya.

Sedangkan disisi lain para ajudan bupati Cianjur itu tampak mengamati keamanan dan waspada saat ia duduk ditandu merah mirip singgasana seorang raja yang biasa disebut masyarakat sekitar sebagai jempana.

Awalnya Herman Suherman menolak untuk naik jampana, namun karena dorongan beberapa tokoh masyarakat setempat untuk menghormati adat istiadat dan tradisi warga Desa Sukamanah maka mau tak mau harus naik dan diarak sejauh 5 meter.

BACA JUGA: Mertua Bupati Cianjur Wafat, Herman Suherman Ikut Makamkan Hingga Masuk Liang Lahat

Kemudian ia turun untuk bersalaman dengan masyarakat sekitar yang sudah menunggunya.

Herman Suherman mengatakan, ia awalnya tidak mau naik jempana, akan tetapi karena keinginan masyarakat ia pun menyanggupinya.

“Saya tidak mau naik jempana, malu seperti raja. Tetapi warga ternyata meminta untuk naik,” katanya

Menurutnya keinginan masyarakat merupakan bentuk penghormatan kepada dirinya yang merupakan seorang pemimpin di Kabupaten Cianjur.

“Jadi saya harus menghormati keinginan warga naik jempana,” ujarnya.

LIHAT JUGA: Bupati Cianjur Herman Suherman Berharap RSUD Sayang Cianjur Raih Akreditasi Paripurna

Sementara itu, pimpinan ponpes Miftahussaadah Nono Abdul Aziz mengatakan, Jampana memiliki arti tersendiri bagi masyarakat Desa Sukamanah,

“Yaitu jemputan amanah masyarakat pemimpin negara,” tandasnya. (byu)