Fokus Masif dan Akselerasi jadi Kunci Dongkrak IPM Cianjur

KEJAR TARGET: Bersama berbagai pihak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur berupaya mengejar Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang saat ini di bawah rata-rata Jawa Barat. (Foto: Hakim/ Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur tengah menaikan angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) untuk kemajuan daerah dengan melakukan berbagai akselerasi.

Saat ini IPM Cianjur berada di 55.5 poin masuk dalam kategori sedang di tingkat Nasional. Namun di tingkat Provinsi Jawa Barat masih terbilang rendah.

Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, saat ini IPM Cianjur di tingkat menengah. Ketika berbicara tingkat provinsi berada di tingkat terbawah.

“Provinsi Jawa Barat merupakan provinsi termaju di Indonesia, maka bagaimana caranya kita bisa melebihi kabupaten kota lain. Sehingga kita meminta semua OPD harus fokus,” ujarnya.

BACA JUGA: Dongkrak IPM Cianjur, Puluhan Kades Terpilih Diberi Pembekalan Bupati Cianjur

Bertempat di Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur membentuk akselerasi IPM berbagai sektor dari mulai ekonomi dan pendidikan.

“Hari ini kita lakukan, semua sektor. Khususnya pendidikan, kita ingin warga Cianjur pendidikannya sampai 25 tahun jenjang S1 atau S2,” terangnya.

Jika OPD yang tidak melaksanakan atau linear terhadap IPM akan ada sanksi pencoretan anggaran agar diarahkan ke IPM.

“Kalau tidak ada kegiatan menyentuh IPM akan kita coret. Anggaran wajib diarahkan ke IPM. Ini kan gerakan untuk masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Cianjur, Cecep Alamsyah menambahkan, peningkatan ini agar bisa bersaing dengan kabupaten kota lain.

“Nanti ada gerakan yang masif, sistematis dan terstruktur di berbagai level di berbagai sektor terkait,” tambahnya.

“Pergerakan yang lalu belum maksimal, ada yang perlu diperbaiki. Harus dievaluasi. Kesimpulan sementara, tidak fokus dan belum secara masif, sambungnya.

Dari sektor yang ada, komitmennya belum ada. Sehingga Pemkab Cianjur akan menyelaraskan semua. Pihaknya mentargetkan bisa di atas rata-rata Jawa Barat. (kim)