Usai Cilacap, Giliran Purwakarta Diguncang Gempa

RADARCIANJUR.com– Ternyata, gempa bumi yang terjadi Minggu (13/11) malam, bukan hanya terjadi di Cilacap, Jawa Tengah. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat gempa bumi turut berada di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat pada pukul 22.41 WIB.

Dari hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan 4,1 magnitudo. Episenter terletak pada koordinat 6.73 Lintang Selatan dan 107.35 Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 21 kilometer Barat Daya Kabupaten Purwakarta pada kedalaman enam kilometer.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal.

BACA JUGA : Gempa Cilacap Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia

Dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di wilayah Bandung Barat, Cianjur, dan Purwakarta dengan Skala Intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu). Di Bogor, Subang, dan Bekasi dengan Skala Intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

“Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut,” ujar Kepala BMKG Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu.

Hingga pukul 23:02 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan.

Masyarakat pun diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @bmkgwilayah2 atau @infoBMKG), website (http://balai2.bmkg.go.id/ atau http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id).), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg,” tutupnya. (kim)