Turnamen Futsal Antar Sekolah di Cianjur Berujung Ricuh, Seorang Guru Alami Memar di Mata

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Beredar informasi melalui aplikasi media sosial WhatsApp, bahwa ada seorang guru honorer SMP di Cianjur berinisial MR diduga mengalami penganiayaan oleh guru Sekolah Dasar berinisial AZ saat pertandingan futsal di SMAN 2 Cianjur, Sabtu (12/11/2022).

Dari informasi yang dihimpun, turnamen yang diselenggarakan PC PGRI Kecamatan Cianjur itu berujung ricuh karena para guru dan panitia mencoba untuk melerai aksi MR.

Alhasil setelah final pertandingan tersebut membuat MR harus menjalani perawatan akibat luka memar yang dideritanya di bagian mata.

Kepala Sekolah SMPN 2 Cianjur Tono Hartono membenarkan peristiwa yang menimpa guru yang mewakili sekolahnya untuk bertanding di turnamen tersebut.

BACA JUGA: Wacana Penghapusan Tenaga Honorer, PGRI Cianjur Imbau Guru Tetap Tenang

“Jadi menurut informasi MR itu memukul anak buah saya AZ saat setelah dikartu merah oleh wasit pertandingan,” katanya, Senin, (14/11/2022).

Ia pun menyesalkan tindakan yang dilakukan AZ kepada MR. Akan tetapi menurut Tono telah ada upaya musyawarah untuk berdamai yang dilakukan pihak keluarga AZ

“Jadi orangtuanya sudah datang dan menemui MR. Hanya saja kan mengenai kelanjutan itu kembali ke pribadinya apakah mau berdamai atau lanjut ke ranah hukum,” ujarnya.

Sementara itu ditempat lain, Ketua PC PGRI Cianjur Deden Saepudin mengatakan, pihaknya sudah memfasilitasi mediasi dengan pihak SMPN 2 dan SDN Sayang 1

“Secara kekeluargaan dari pihak korban sudah menerima dari pihak pelaku juga sudah menyesali,” kata Deden.

LIHAT JUGA: Pulang Nonton Futsal, Remaja Asal Sukaluyu Jadi Korban Pembacokan

Disisi lain Kabid SMP Disdikpora Cianjur Helmi Halimudin menilai kejadian itu terjadi akibat kelalaian pihak panitia pertandingan.

“Harusnya pihak panitia itu sendiri dimatangkan sampai ke bawahnya itu, kalau aturan mainnya, wasitnya bagus, sisi keamanannya baik, jadi tidak akan terjadi seperti itu,” tandasnya. (byu)