Uang Rp 2,2 Miliar Milik Atta Halilintar Tak Jadi Disita Polisi Ini Alasannya

Atta Halilintar

RADARCIANJUR.com- Atta Halilintar diketahui ikut terseret dalam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam bisnis investasi robot trading Net89 pada Rabu ( 26/10/22).

Atta Halilintar diduga menerima uang sebesar Rp 2,2 miliar dari hasil melelang bandana yang dibeli oleh Reza Paten founder bisnis investasi robot trading Net89.

BACA JUGA : Berangkat Umroh Sendirian Yuni Sarah Banjir Pujian

Atta Halilintar telah menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri. Dalam pemeriksaan Penyidik Bareskrim Polri telah memastikan pihaknya tidak menemukan unsur pidana yang dilakukan Atta Halilintar.

Bahkan uang Atta Halilintar sebesar Rp 2,2 miliar hasil dari melelang bandana tak jadi disita polisi. Sebab saat Atta Halilintar di periksa dia mengaku tidak mengenal Reza Paten.

“Tidak ada unsur pidana dari lelang bandana,” kata Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Pol Candra Sukma Kumara kepada wartawan, Senin (14/11/2022).

Kombes Candra menjelaskan bahwa pihak penyidik hanya menyita bandananya saja.

“Uang 2,2 miliar tak disita ya, yang kita sita bandanya,” ungkapnya.

Alasan tak jadi menyita uang Atta Rp. 2,2 miliar karena uang tersebut hasil dari pelelangan yang dia lakukan.

“Inikan didapat dari lelang terbuka, jadi yang disita bandananya aja,” tambahnya.

Selain Atta Halilintar, sejumlah artis juga ikut terseret dalam kasus ini seperti Taqy Malik, Kevin Aprilio, Adri Perkasa dan Mario Teguh.

Kasus ini sudah teregistrasi dengan No Laporan Polisi : LP/B/0614/X/2022/SPKT/BARESKRIM POLRI.

BACA JUGA : Desta Pahlawan Yang Membawa Raffi Ahmad Kembali Main Tenis Setelah 20 Tahun Vakum

Pengacara para korban Zainul Arifin menyatakan setidaknya ada 230 korban mengalami kerugian yang mencapai 28 miliar.

“Ada 230 orang yang menjadi korban investasi bodongnya dengan kerugian Rp 28 miliar,” ungkapnya pada Kamis, (27/10/2022). (mg2/pojoksatu)