Jelang Pemilu, KPU Cianjur: Pemilih Pemula Baru 146 Ribu

PERSIAPAN: Komisi Pemilian Umum (KPU) Kabupaten Cianjur mulai berbenah menjelang pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon) bupati dan wakil bupati di pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com – Pemilih pemula Kabupaten Cianjur jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang saat ini tercatat mencapai 146 ribu yang rata-rata berada di usia 17 tahun.

Hal tersebut berdasarkan data yang diterima Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada bulan September 2022 lalu.

Jumlah pemilih pemula tersebut akan bertambah hingga nanti pada tanggal 15 Desember 2022 diakumulasikan oleh KPU Kabupaten Cianjur. Pemilih pemula sangat berperan penting dalam mensukseskan Pemilu 2024 mendatang, sehingga diharapkan pemilih pemula menggunakan hak suaranya.

BACA JUGA: Daftar Nama-nama Terpilih Anggota Panwascam Pemilu 2024

Ketua Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat dan Pendidikan Pemilih KPU Cianjur, Rustiman mengatakan, data yang saat ini diterima pihaknya masih belum final atau masih terus bertambah setelah adanya DP4 pada bulan Desember 2022 mendatang.

“Kalau data yang kami terima dari Kemendagri, itu pemilih pemula Kabupaten Cianjur baru 146 ribu. Nanti pada tanggal 15 Desember 2022 akan bertambah lagi setelah DP4 dan dilakukan verifikasi juga,” ujarnya.

Selain itu, data pemilih pemula akan dilakukan sinkronisasi dengan data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur melalui data pembuat Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemula.

LIHAT JUGA: Parkir Saat Verfak Parpol, Kaca Mobil Pejabat KPU Cianjur Dirusak OTK

“Nanti datanya juga disinkronisasi dan diverifikasi dengan data yang ada di Disdukcapil Kabupaten Cianjur yaitu data pembuat KTP pemula,” jelasnya.

Setelah proses dan prosedur tersebut dilakukan, maka akan terlihat data nyata pemilih pemula di Kabupaten Cianjur yang bisa menggunakan hak suaranya pada Pemilu 2024 mendatang. Dirinya pun tak henti-hentinya melakukan sosialisasi kepada masyarakat khususnya pemilih pemula agar menggunakan hak suaranya dan tidak melakukan golput.

“Pergunakan hak pilihnya, jangan sampai golput apalagi melewatkan. Karena suara yang digunakan sangat membantu dalam mensukseskan Pemilu 2024,” tutupnya. (kim)