TPP Siap Jadi Ujung Tombak Perkembangan Desa

BERSAMA: Foto bersama Tenaga Pendamping Profesional (TPP) atau Pendamping Desa di Gedung DPRD Cianjur. (Foto Istimewa)

RADARCIANJUR.com – Kemajuan desa tentunya tidak lepas dari Tenaga Pendamping Profesional (TPP) atau Pendamping Desa. Sehingga, perannya sangat penting dan sentral.

Untuk itu, Pendamping desa didorong untuk disiplin dan serius dalam melakukan pendampingan dengan tujuan kemajuan desa di Kabupaten Cianjur.

Koordinator TPP Kabupaten Cianjur, Ade Yudi Drajat menegaskan pada saat rapat Koordinasi TPP yang dihadiri 142 orang dari 32 kecamatan dan 354 desa di Gedung DPRD Cianjur, Kamis (17/11).

Yudi mengatakan, rakor tersebut digelar sebagai media koordinasi dan optimalisasi manajerial pendampingan bagi pendamping desa sebagai ujung tombak kemajuan desa.

BACA JUGA: Pendamping Desa Buatan Ridwan Kamil ini Ajak Milenial ‘Hijrah’ jadi Wirausahawan

“Sehingga terciptanya strata desa di kabupaten cianjur yang maju dan mandiri, sebagaimana Undang-Undang Desa mengamanahkan kesejahteraan masyarakat desa,” ujarnya.

Lanjutnya, dirinya mengajak para pendamping desa untuk saling mengikat satu sama lainnya dan bekerja dengan baik serta maksimal agar desa di Kabupaten Cianjur menjadi desa yang unggul dan berintegritas tinggi.

Hal senada diungkapkan Koordinator Pendamping Wilayah Jawa Barat, Cecep Kholiludin. Dirinya menuturkan, bahwa desa saat ini mempunyai anggaran stimulus dari Pemerintah Pusat yang harus terealisasikan sesua kebutuhan di desa agar jangan sampai asal-asalan dalam pembangunan.

“Maka dari itu Pendamping Desa harus bisa mengawal dengan baik, agar anggaran itu tepat sasaran, sesuai prioritas Dana Desa dan targetnya masyarakat desa bisa berdaya dan sejahtera,” tegasnya.

Cecep berharap, dengan adanya tambahan operasional untuk para pendamping desa dari Pemerintah Kabupaten Cianjur seperti kabupaten lainnya sebagai ujung tombak di lapangan.

“Terkhusus kepada Anggota DPRD Kabupaten Cianjur yang hadir Ahmad Zeni Khoiruzzaini bisa mensupport untuk membantu operasional kegiatan sertifikasi kompetensi yang dilakukan oleh BNSP,” jelasnya.

Anggota DPRD Kabupaten Cianjur, Ahmad Zeni Khoiruzzaini didampingi Ketua Fraksi PKB, Dedi Suherli menambahkan, bahwa pendamping desa harus terjamin kesejahteraannya dalam keberlangsungan untuk pendampingan karena dinilai sangat membantu pemerintah Daerah melalui desa.

“Maka dengan itu, selain harus bekerja dengan baik, juga senantiasa pendamping desa seirama dengan alur pemerintah daerah, melalui upaya sinergitas pengawalan pembangunan di Kabupaten Cianjur dalam setiap bidang,” tutupnya. (kim)