Ruas Jalan Cugenang Belum Bisa Dilalui, Petugas Masih Berupaya Angkat Kendaraan

Ruas jalan Cugenang menuju Kota Cianjur maupun sebaliknya masih belum bisa dilalui kendaraan.

RADARCIANJUR.COM – Ruas jalan Cugenang menuju Kota Cianjur maupun sebaliknya masih belum bisa dilalui kendaraan.

BACA JUGA : Perintah Jokowi, Menteri PUPR Tinjau Dampak Gempa di Cianjur, Fokus Tangani Longsor

Petugas gabungan masih memasang police line di akses aspal.

Kondisi terkini hingga pukul 11:30 WIB, Selasa (22/11) petugas masih berupaya untuk melakukan evakuasi sejumlah bangkai truk yang berada di dalam jurang.

Ruas jalan Cugenang menuju Kota Cianjur maupun sebaliknya masih belum bisa dilalui kendaraan.

Pantauan Radar Cianjur dari atas, sedikitnya ada tiga kendaraan yang terbaring di bawah. Truk dan angkutan kota masih terlihat terjerembab di bawah material tanah.

Untuk menarik kendaraan yang berada di dalam jurang, petugas menggunakan satu unit mobil Pajero di jalan raya sebagai pengikat untuk daya tarik kendaraan.

Ratusan Korban Jiwa, Mayoritas Anak-anak

Gempa berdaya 5,6 magnitude itu menghancurkan banyak infrastruktur publik. Bencana alam di Senin (21/11) siang itu juga turut memakan korban jiwa yang mayoritas merupakan anak-anak.

BACA JUGA :

Kisah Mak Eha, Warga Cugenang Merangkak-rangkak Selamatkan Diri Saat Gempa Cianjur

Hingga Senin malam pukul 20:00 WIB, jumlah korban jiwa di Bumi Tauco mencapai 162 jiwa. 362 lebih mengalami luka-luka yang didominasi patah tulang akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

Ruas jalan Cugenang menuju Kota Cianjur maupun sebaliknya masih belum bisa dilalui kendaraan.

Empat kecamatan yang porak-poranda antara lain Cianjur, Cugenang, Warungkondang dan Gekbrong. Akses jalan menjadi tertutup dilihat nadi Cugenang menuju Cipanas maupun sebaliknya akibat tertutup material longsor.

Material longsor itu terjadi di tiga titik yang berdekatan dengan jarak berkisar 50 hingga 100 meter antar titik. (yaz)