Korban Gempa di Parkiran RSUD Cianjur Mulai Berangsur Menyusut

KORBAN GEMPA: Tampak mulai menyusut di halaman parkiran RSUD Sayang Cianjur. Foto: Bayu Nurmuslim/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Para pengungsi korban dampak Gempa yang sebelumnya memenuhi halaman parkir RSUD Sayang dan sekitarnya dipastikan berkurang drastis.

Diketahui beberapa hari lalu para korban nampak mendapatkan perawatan seadanya mengingat penuhnya ruangan dan situasi kondisi masih dalam keadaan mencekam.

Pantauan Radar Cianjur halaman parkir RSUD Sayang ada 9 tenda berukuran sedang dan besar yang dipergunakan sebagai pusat layanan informasi, kebutuhan logistik dan pelayanan masyarakat.

Kemudian di depan Instalasi Rawat Inap berdiri dua tenda berukuran besar dan satu kecil dengan fungsi yang sama.

BACA JUGA: BNPB Bakal Siapkan Helikopter Bawa Logistik ke Wilayah Terisolir Korban Gempa

Sedangkan di depan Instalasi Gawat Darurat (IGD) ada tiga tenda yang peruntukan untuk pasien dengan rata-rata bed sebanyak 12 pasien

Salah satu pasien terdampak gempa Ayi Mariam (55) warga Kampung Rawacina Desa nagrak mengaku, sudah dua malam berada di RSUD Sayang.

“Baru hari ini dipindahkan, kemarin-kemarin sempat diparkiran,” katanya, Rabu (23/11/2022).

Nenek yang telah memiliki cucu cukup banyak ini bercerita, Gempa yang melanda kampungnya membuat ia harus tertimpa reruntuhan yang kemudian ditemukan oleh warga lainnya sehingga turut dievakuasi bersama warga terdampak lainnya.

“Saat mau shalat ketimpa reruntuhan menderita luka dikepala sebanyak 14 jahitan sekarang tidak bisa menoleh juga,” ujarnya.

Sedangkan anggota keluarga lainnya tak tertampung di RSUD Sayang sehingga dikirim ke salah satu Rumah Sakit di Kota Bandung.

“Cucu ada dua, anak dan istrinya di bawa karena tidak ketampung di sini,” tandasnya. (byu)