Sulit Lahan Terbuka, Warga Barukupa Bangun Pengungsian di Pemakaman

TERPAKSA: Sejumlah pengungsi korban gempa Cianjur terpaksa menempati lahan pemakaman untuk menyelamatkan diri. Foto: Deva Sakti/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Warga RT 03 RW 03, Kampung Barukupa, Desa Sukatani, Kecamatan Pacet harus membangun posko pengungsian di pemakaman.

Hal tersebut dilakukan karena di daerah tersebut minim lahan terbuka.

Warga setempat, Rustinah (55) mengaku terpaksa tinggal di pengungsian tersebut dengan 105 warga lainnya.

“Kalo malam penuh banget di sini,” ujar Rustimah.

Rustimah mengaku di sini tak banyak lahan terbuka untuk membuat tenda pengungsian.

BACA JUGA: ‘Bak’ Idol K-POP, Pengungsi Asal Nagrak Hiasi Tenda Korban Gempa Cianjur

“Ada di bawah, di kebun gitu, tapi dekat tebing jadi lebih pilih di sini (pengungsian kuburan) aja,” ujarnya.

Sementara itu Ketua RT setempat, Rohman mengatakan dirinya sedang membangun posko lainnya di perkebunan.

“Lahan terbuka hanya ini yang layak, nanti saya ingin memindahkan warga ke pengungsian ini,” kata Rohman.

Dirinya mengatakan sudah membangun kerangka tinggal terpal untuk atap yang belum ada.

“Ini sudah ada kerangkanya, tapi kendalanya kita tak ada terpal lainnya,” ujarnya.

Rohman mengatakan di daerahnya ada 65 KK dengan total 233 warga.

“Yang terdampak gempa ada 18 rumah rusak berat, 4 rumah rusak sedang dan 2 rusak ringan,” ujarnya. (dva)