Sepenggal Kisah Santri dan Karyawati Minimarket Lolos Dari Maut Saat Gempa

PENCARIAN: Suasana saat pencarian santri bernama Muhammad Dava (12) dan karyawati minimarket Risma (25) tertimbun material bangunan. Foto: Bayu Nurmuslim/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Cerita diluar nalar penuh dengan keajaiban seakan tak pernah habis terdengar menghiasi Kota Tatar Santri pasca gempa melanda.

Sepenggal kisah lolos dari maut saat gempa juga dialami oleh salah satu santri yang sejatinya tengah menimba ilmu di sebuah pondok pesantren.

Sama halnya dengan seorang karyawati minimarket pun juga memiliki kisah yang serupa yang juga lolos dari maut dilokasi sama.

Keanehan yang terjadi di Kampung Kadudampit, Desa Rancagoong, Kecamatan Cilaku saat gempa bumi melanda Cianjur berkekuatan 5,6 magnitudo, Senin lalu 21 Nopember 2022 menjadi titik balik bagaimana dua orang manusia itu bisa bertahan selama 14 jam.

BACA JUGA: Tim GAN Terus Bantu Korban Terdampak Gempa Cianjur, Penanganan Cimande dan Logistik Tak Henti Digulirkan

Dia lah santri bernama Muhammad Dava (12) dan karyawati minimarket Risma (25) adalah dua orang yang beruntung dapat selamat dari marabahaya dahsyat itu.

Cerita yang benara-benar ada dan disaksikan langsung tokoh masyarakat setempat, H Miftah.

Ia menceritakan kejadian itu berawal saat dua orang santri berusia 11 tahun dan 12 tahun belanja di minimarket yang letaknya didepan pondok pesantren.

Petaka terjadi usai kedua santri belanja kebutuhan sehari-hari. Saat menuju kasir untuk membayar gempa bumi dahsyat mengguncang.

Produk-produk minimarket itu dengan cepat berjatuhan, disusul retakan-retakan atap yang mulai berjatuhan. Salah satu teman santri bernama Dava sempat berlari dan berhasil keluar dari minimarket itu.

Karyawati minimarket bernama Risma bagian Kasir itu terjebak reruntuhan dan langsung berlindung di bawah meja, diikuti Dava yang juga menunduk di bawah meja.

Usai gempa mereda, semua warga sekitar keluar rumah berhamburan dan mendapati pegawai minimarket lainnya bercerita bahwa ada satu santri dan rekannya tertimbun.

LIHAT JUGA: Paket COD Tetap Dikirimkan Meski Kondisi Darurat Pasca Gempa, Petugas: ‘Raripuh Euy’

Sempat ada keraguan sulit untuk berhasil ditemukan selamat saat beberapa jam petugas dari BPBD Cianjur beserta dari BNPB melakukan evakuasi mengingat kondisi bangunan minimarket itu rata dengan tanah.

Suratan takdir pun berkata lain, petugas evakuasi mendengar keduanya teriak meminta tolong. 14 jam tertimbun dua manusia tangguh itu berhasil dievakuasi oleh petugas dalam keadaan baik-baik saja.

“Saat gempa langsung sembunyi di bawah meja, anehnya keduanya hanya mengalami luka ringan berupa lecet di tangan dan kaki,” kata tokoh masyarakat berkharisma itu, Jum’at,(25/11/2022).

Kasir Minimarket telah pulang ke rumahnya, santri itu pun juga kembali berkumpul dengan keluarganya karena pihak ponpes meliburkan kegiatan belajar dan mengaji hingga batas waktu yang belum dapat ditentukan. (byu)