Tim GAN Terus Bantu Korban Terdampak Gempa Cianjur, Penanganan Cimande dan Logistik Tak Henti Digulirkan

CEK KONDISI: dr. Suparno memberikan penanganan medis kepada anak pengungsi di Kampung Barukupa, Desa Sukatani, Kecamatan Pacer, kemarin. FOTO: SOFYANSAH/RADAR BOGOR

RADARCIANJUR.com – Gerakan Anak Negeri (GAN) sudah tiga hari di Kota Tauco, Cianjur dengan membawa bendera kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi.

Penjelajahan dilakukan ke setiap pengungsian yang belum terjamah dan memerlukan bantuan. Pada hari pertama yakni di hari Selasa (22/11) Tim GAN mendatangi Kampung Cibeleng Hilir Desa Cikancana Kecamatan Gekbrong dengan membawa Tim Medis, penanganan Cimande dan bantuan logistik seperti makanan siap saji 300 buah, beras 100 kilogram, mie instan enam dus dan air mineral 15 dus.

Setelah dari Kampung Cibeleng Hilir Desa Cikancana Kecamatan Gekbrong, Tim GAN melanjutkan penjelajahan ke Kampung Cilengsei Desa Sukajaya Kecamatan Cugenang. Seperti di lokasi pertama, Tim GAN pun menurunkan Tim Medis, Penanganan Cimande, logistik 100 kilogram beras dan 10 dus mie instan.

BACA JUGA: Paket COD Tetap Dikirimkan Meski Kondisi Darurat Pasca Gempa, Petugas: ‘Raripuh Euy’

Sasaran terakhir di hari Selasa, Tim GAN mendatangi Kampung Rancajaya Desa Cibulakan Kecamatan Cugenang. Setiap masyarakat yang ada di pengungsian pun tak luput mendapatkan pelayanan medis dan penanganan Cimande. Selain itu turut diserahkan logistik beras.

Di hari kedua, Tim GAN melanjutkan perjalanannya menelusuri setiap nadi Kabupaten Cianjur pada Rabu (23/11). Dengan persiapan yang matang, Tim GAN turun ke Kampung Cenggung Desa Benjot Kecamatan Cugenang bersama Tim Medis, penanganan Cimande dan logistik berupa terpal lima buah, beras 70 kilogram, mie instan empat dus, pampers dua dus serta makanan anak.

Perjalanan di hari kedua dilanjutkan ke Kampung Sindang Palay Desa Talaga Kecamatan Cugenang yang turut disambut bahagia oleh masyarakat yang tengah mengungsi. Pelayanan kesehatan dan penanganan Cimande pun sama seperti tempat sebelumnya, diberikan khusus kepada pengungsi. Selan itu, tak lupa logistik berupa empat bua terpal, lima dus mie instan, beras 50 kilogram dan pampers pun diserahkan kepada masyarakat.

LIHAT JUGA: Gempa 4,1 Magnitudo Dini Hari Kembali Guncang Cianjur

Lokasi terakhir di hari Rabu, Tim GAN mendatangi Desa Limbangansari Kecamatan Cianjur. Bukan hanya menyerahkan logistik berupa beras 100 kilogram, enam dus mie instan, terpal tiga buah dan makanan ringan saja. Namun, masyarakat yang mengalami kondisi kurang sehat bisa mendapatkan penanganan medis dan Cimande.

Kemarin, Kamis (24/11), Tim GAN datang ke lokasi yang cukup berat terdampak bencana gempa bumi yakni di Desa Nyalindung Kecamatan Cugenang. Tak sedikit masyarakat yang mengelilingi Tim GAN untuk mendapatkan penanganan kesehatan secara medis dan Cimande. 70 masyarakat mendapatkan penanganan kesehatan dan 70 masyarakat mendapatkan penanganan terapis Cimande. Selain itu, logistik pun diturunkan di lokasi pertama pada hari Kamis tersebut berupa enam buah terpal, beras 50 kilogram dan mie instan lima dus.

Titik terakhir yang didatangi Tim GAN berada di Kampung Barukupa Desa Sukatani Kecamatan Cipanas. Masyarakat yang tengah mengungsi pun tak kalah antusias dan silih berganti untuk bisa ditangani secara medis. 160 masyarakat mendapatkan penanganan medis dan 70 penanganan Cimande, sebelum melanjutkan perjalanan kembali ke Cianjur, Tim GAN menyerahkan logistik berupa 100 kilogram beras dan mie instan 10 dus.

Penanggungjawab GAN, Hazairin Sitepu mengatakan, antusiasme masyarakat menjadi kebahagiaan Tim GAN. Lantaran bisa memberikan pelayanan dan penanganan langsung kepada masyarakat yang terdampak bencana.

“Kita datang kepada masyarakat Cianjur dengan tujuan kemanusiaan, kita serahkan logistik yang kita bawa hingga hari ketiga di Kota Tauco, Cianjur. Tentu kita turut merasakan kesedihan mendalam setiap kali menyambangi posko atau pengungsian,” ujarnya.

Delapan titik di Kabupaten Cianjur sudah disambangi Tim GAN. Hari ini, Tim GAN akan kembali bergerak untuk mendatangi setiap masyarakat Kabupaten Cianjur yang terdampak bencana gempa bumi agar masyarakat Cianjur bisa kembali bangkit. (kim)