Selasa, 31 Januari 2023

Cukai Rokok Naik, Bupati Cianjur: Mendingan Beli Beras

- Rabu, 9 November 2022 | 22:02 WIB
lustrasi. Cukai rokok yang naik sekitar 23 persen pada 2020 diharapkan bisa memberikan dampak pada penurunan remaja yang aktif merokok. (Andy Satria/Radar Surabaya/JawaPos.com)
lustrasi. Cukai rokok yang naik sekitar 23 persen pada 2020 diharapkan bisa memberikan dampak pada penurunan remaja yang aktif merokok. (Andy Satria/Radar Surabaya/JawaPos.com)

RADARCIANJUR.com - Bupati Cianjur Herman Suherman angkat bicara mengenai kenaikan harga rokok di Indonesia. Hal itu setelah Pemerintah pusat melalui Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan keputusan kenaikan cukai hasil tembakau (CHT) dengan rata-rata 10% untuk periode 2023 dan 2024. Herman Suherman mengatakan, kenaikan harga rokok sah-sah saja karena merupakan kebijakan pemerintah pusat. "Saya setuju saja ada kenaikan harga rokok," kata Herman, Rabu (09/11/2022). Ia menyarankan masyarakat Cianjur daripada membeli rokok lebih baik digunakan untuk berbagai kebutuhan pokok. BACA JUGA: Tahun 2023 Cukai Rokok Naik 10 Persen "Daripada dibelikan rokok, mendingan dibelikan beras dan lain-lain," ujarnya. Kabag Hukum Pemkab Cianjur Moch Irfan mengatakan, dengan kenaikan harga rokok akan menambah penghasilan pajak negara. "Ya, berarti penerimaan negara untuk cukai rokok juga akan naik," katanya. Dengan adanya kemungkinan masyarakat Cianjur mencari rokok ilegal di tengah kenaikan harga rokok. Ia menyatakan hal itu tidak dibenarkan. "Tidak boleh cari rokok ilegal, karena ada konsekuensi hukumnya," kata Irfan. (byu)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Tebar Sajadah, Lengkapi Masjid di Kampung Sindangraja

Minggu, 29 Januari 2023 | 20:53 WIB
X