Selasa, 31 Januari 2023

Solat Jumat Pertama Warga di Balik Bingkai Bencana Gempa

- Sabtu, 26 November 2022 | 12:20 WIB
TETAP KHUSYUK: Masyarakat Kampung Cibulakan Desa Cibulakan Kecamatan Cugenang yang tengah mengungsi di Lapangan Garogol melaksanakan solat jumat di lapangan SDN Cibulakan. (Foto Hakim Radar Cianjur)
TETAP KHUSYUK: Masyarakat Kampung Cibulakan Desa Cibulakan Kecamatan Cugenang yang tengah mengungsi di Lapangan Garogol melaksanakan solat jumat di lapangan SDN Cibulakan. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com - Pascabencana gempa bumi yang menimpa Kabupaten Cianjur pada Senin (21/11) membuat 144 tempat ibadah mengalami kerusakan. Meski dalam kondisi rusak, tidak menyurutkan masyarakat yang tengah mengungsi untuk tetap beribadah dan memanjatkan doa keselamatan serta bisa melalui kondisi tersebut. Pada Jumat (25/11), kaum pria khususnya umat muslim melaksanakan ibadah solat jumat di setiap masjid-masjid. Namun dikarenakan kondisi yang berbeda, di beberapa tempat pengungsian, solat jumat dilakukan di lapangan terbuka. Selain masih trauma terhadap gempa susulan, beberapa bangunan masjid pun hampir roboh. Seperti di Kampung Cibulakan Desa Cibulakan Kecamatan Cugenang. BACA JUGA: Sepenggal Kisah Santri dan Karyawati Minimarket Lolos Dari Maut Saat Gempa Di lapangan SDN Cibulakan, masyarakat laki-laki berjejer secara saf dengan beralaskan terpal bersama dengan anggota TNI yang tengah bertugas di lokasi pengungsian. Kondisi tersebut tidak menggangu khusyuknya melaksanakan solat jumat. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cianjur, KH Abdul Rouf mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan agar tidak memaksakan ibadah di dalam ruangan jika kondisinya berbahaya. Imbauan tersebut sudah disampaikan ke semua MUI kecamatan dan organisasi masyarakat (ormas) keagamaan yang ada di tubuh MUI Kabupaten Cianjur. Selain itu, turut melakukan doa agar dapat melewati ujian ini. "Jika tidak bisa melakukan di dalam masjid itu tidak apa-apa, karena kondisi darurat. Jadi masih bisa solat jumat di tempat terbuka," ujarnya. Bahkan, pihaknya pun meminta kepada semua melalui MUI kecamatan agar menyampaikan pesan setelah melaksanakan solat jumat untuk melakukan solat gaib yang ditujukan kepada masyarakat yang meninggal dunia pada bencana yang menerjang Kota Tatar Santri, Cianjur. "Sudah diberikan edaran agar melakukan doa dan setelah melaksanakan solat jumat untuk melaksanakan solat gaib sebagai mendoakan masyarakat yang meninggal dunia dalam bencana gempa bumi," tuturnya. (kim)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Tebar Sajadah, Lengkapi Masjid di Kampung Sindangraja

Minggu, 29 Januari 2023 | 20:53 WIB
X