Rabu, 8 Februari 2023

Kemenaker Beri Lampu Hijau Usulan No Work, No Pay dari Pengusaha, Tapi Ada Syaratnya

- Jumat, 11 November 2022 | 11:21 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

RADARCIANJUR.com - Demi menghindari adanya PHK Massal di tengah ancaman resesi, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) beri lampu hijau atas usulan no work no pay oleh pengusaha. Namun, dengan sejumlah syarat. Sebagai informasi, usulan ini disampaikan pihak pengusaha saat rapat bersama Komisi IX DPR RI. BACA JUGA : Organisasi Buruh Cianjur Soroti BLT Upah Tak Sesuai Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Dita Indah Sari mengatakan, hal tersebut harus dibicarakan oleh perusahaan dengan serikat pekerjanya. Apabila serikat pekerja setuju, maka Kemenaker pun akan memberi lampu hijau atas kebijakan tersebut. ”Kuncinya di situ (serikat pekerja setuju, Red),” tuturnya ditemui usai penandatanganan MOU kerja sama pelatihan berbasis kerja antara Indonesia dengan Austria, di Jakarta, Kamis (10/11). Lebih lanjut mantan aktivis buruh itu menjelaskan, apabila kedua belah pihak setuju maka harus ada perjanjian baru. Di mana, dalam perjanjian baru ini, wajib ada batas waktu berlakunya ketentuan no work no pay tersebut. Misal, hanya berlaku dalam waktu enam hingga delapan bulan saja. Setelahnya, aturan kembali pada perjanjian awal. BACA JUGA : Tunggu Bupati Cianjur, Massa Buruh Ancam Menginap di Pendopo Selain itu, lanjut dia, tak semua sektor bisa menerapkan kebijakan tersebut. Perusahaan-perusahaan yang pertumbuhannya positif seperti sektor sawit dan tambang dilarang keras mengajukan kebijakan no work, no pay ini. ”No work, no pay itu yang ordernya kurang, seperti garmen dan tekstil. Nanti tambang, timah ikutan. Itu jangan! Buruh juga harus kritis, jangan mau disamain,” jelas Dita. Lalu, bagaimana jika ada pemaksaan dari perusahaan atas kebijakan ini? Dita menegaskan, ada dinas ketenagakerjaan daerah yang akan membantu. Para dinas diyakininya sudah mengetahui sektor apa saja yang tengah diterpa banyak keluhan soal ini. Sehingga, perusahaan di luar list tersebut akan ditolak ketika mereka melaporkan perjanjian baru no work, no pay-nya. (*/jwp)

Editor: Radar Cianjur

Tags

Terkini

Cuaca Ekstrem Terpa Pengungsi di Shelter

Selasa, 7 Februari 2023 | 23:27 WIB

KM Communication Poros Baru EO di Masa Endemi

Selasa, 7 Februari 2023 | 19:06 WIB

3 WNI jadi Korban Gempa Turki

Selasa, 7 Februari 2023 | 08:57 WIB

Kartu Prakerja Gelombang 48 Masih Dibuka

Minggu, 5 Februari 2023 | 19:45 WIB

Terungkap, Alasan Wowon Bunuh Siti Karena Malu

Jumat, 3 Februari 2023 | 09:57 WIB
X